Sepeda Impian

Posted by adeska | 5:14 PM |

Menyaksikan Nayra yang sudah bisa naik sepeda, isteri saya jadi termotivasi dan terinspirasi. Minggu yang lalu, isteriku menyampaikan impiannya: "Abah, aku berencana membeli sepeda. Biar jadi rajin olahraga, bangun subuh abis sholat trus nginjak pedal sepeda. Ntar abah bisa nemenin dengan lari pagi, trus pulang lari naik sepeda bareng". Heemmm, isteri sedang punya impian yang harus kudukung sepenuh kemampuan nih! Sepeda impian-nya. Biar impian ini jadi kenyataan, yang penting tetap on track saja: Stop Dreaming Start Action!

Impiannya saya dukung sepenuh hati, karena saya lihat akan muncul motivasi dan efek berantai.

Pertama, impian memiliki sepeda, berarti ada konsekuensi untuk menabung guna menghimpun dana buat beli sepeda.
Kedua, sepeda impian ini mendorong saya dan isteri untuk belajar membuat dan menyusun rencana sederhana yang akan kami laksanakan bersama. Seperti bangun sebelum/pas adzan shubuh, sholat berjama'ah untuk kemudian berolahraga.
Ketiga, terpacu untuk lebih bersyukur dan memanfaatkan apa yang akan dan telah "dimiliki", dengan maksimal. Bukankah dengan memanfaatkan sesuatu secara maksimal, menjadi salah satu bukti ungkapan syukur kita?

Semoga impian isteri (dan juga saya) ini menjadi kenyataan. Kami punya impian, dan impian ini harus diikuti dengan tindakan nyata kami. Semoga.

Beyond dreaming into action and reality: let's Stop Dreaming Start Action!

Ini gambar sepeda impian isteri saya, sengaja kami pilih harga terendah saja. :) :)



Gambar diambil dari: http://www.polygoncycle.com

Digg Del.icio.us StumbleUpon Reddit RSS